Jumat, 25 November 2011

Rumus Sukses

~ Sebelumnya, bukan maksud hati saya ingin mengajari, menggurui, memintari atau semacamnya, tapi di postingan ini saya hanya ingin mengingatkan, sekali lagi, mengingatkan! diri saya sendiri, yang jujur sampai saat ini belom sedikitpun seperti itu. Jadi sekalii lagi saya tekankan, tak ada maksut saya sombong atau apalah, dengan postingan ini diharapkan saya dapat mengingat dan terus mengingat diri saya sendiri apa yang seharusnya saya lakukan dan saya pun bisa merasakan manisssnya keringat itu. Dan barang kali diantara dari kalian yang membacanya dapat pula paling tidak mengangguk tanda setuju, dan melakukanya. yes man ! #makeithappen #makeittrue

Sukses? Sebenernya apa sih sukses itu? kenapa sih semua orang mau sukses?
Mungkin kebanyakan dari kita menganggap bahwa sukses itu semua yang berbau dengan harta, kekayaan. Sebagian pula menganggap sukses itu sebuah jabatan yang tinggi, dipandang tinggi orang lain. Tapi apakah hanya itu yang disebut dengan sukses? Tentu saja tidak.
Saya tidak tahu sukses diambil dari kata apa, bahasa apa, karena saya memang tidak akan membahas definisi sukses itu sendiri. Yang jelas, sukses gak melulu tentang harta. Saat Ibu kita melahirkan kita dengan selamat dan sehat, saat kita pergi sekolah dan kembali lagi ke rumah, saat tim futsal kita juara 2 di kompetisi sekolah, saat tembakan bola basket kita masuk kedalam ring, yang terkenal berlubang sempit, di saat-saat terakhir pertandingan, saat kita bisa lulus tes tertulis dan diterima di perguruan tinggi yang kita inginkan, saat apa yang kita pelajari ternyata keluar persis di soal UAS, dan saat wanita yang dulu masuk ke dalam mimpi anda kini telah benar masuk ke dalam dunia anda, itu semua yang dinamakan sukses bung ! Manissss rasanya. Oh ya, jangan lupa ‘s’ nya ada tiga ya ! manisss !

Sukses itu manis.
Sukses itu nyaman.
Sukses itu kebahagiaan.
Sayang, sukses itu tidaklah instan.

Apa tiba-tiba aja Ibu kita mak’ jebret ngeluarin kita dari rahimnya? Apa iya tim futsal masuk final langsung gitu aja? Apa iya tembakan bola kita bisa masuk hanya karena keberuntungan? Apa iya jawaban kita di tes tertulis cuman cap cip cup ? Masa’ sih ada wanita yang tiba-tiba mau nerima pria-nya yang gak dikenal dan gak jelas? Gak mungkin woy ! Kesuksesan itu gak akan pernah ada yang instan !
Menang undian, dapet doorprize, kebagian warisan, dapet A padahal TA terus, memang senang, tapi (menurut saya) itu bukan sukses. Senang, tapi gak manisss. Kalopun manis, ‘s’ nya cuman satu, gak tiga, manisss ! Dan (menurut saya lagi) hal-hal itu malah ujian dari Allah, dan kita gak bisa ngandelin itu.
Ibu kita 9 bulan mengandung kita, baju basah karena keringet maen futsal udah sampe gak keitung, latihan basket tiap 3x seminggu, les sana-sini pulang malem jam 9 hampir tiap hari, dan gimana usahanya dapetin si dia kalian tau sendiri lah, itu semua yang musti kita lakukan sebelum kita meraih tujuan kita itu, sukses !
Jadi, siapa coba yang gak mau jadi orang yang sukses? Siapa yang gak mau punya rumah yang nyaman, mobil yang bagus, bisa sekolahin anak ke sekolah yang baik, bisa ajak keluarga makan dan jalan-jalan?
Semua mau, tapi gak semua bisa.
Tapi, apakah karena benar-benar gak bisa, atau karena gak benar-benar mau?


bersambung...

Tidak ada komentar:

 
Design by Muhammad Dimas Rahman Affandi | Bloggerized by campredodellaconcetta - samid namhar - @midsamid | Lampung-Jogjakarta-Indonesia